Kehadiran Muhammad Mas'ud Silalahi di lokasi pembangunan mendapat sambutan hangat dari para tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan (OKP), serta para pemuka agama yang menilai pembangunan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat syiar Islam sekaligus membina karakter generasi muda melalui pendidikan Al-Qur'an.
Dalam keterangannya, Mas'ud Silalahi menjelaskan bahwa lokasi tersebut sejatinya telah lama dirintis sebagai pusat kegiatan keagamaan. Di atas lahan itu sebelumnya telah berdiri sebuah musholla, bahkan pondasi untuk empat ruang Taman Pendidikan Al-Qur'an juga telah dibangun. Namun, seiring bertambahnya usia pengelola terdahulu serta banyaknya warga yang berpindah dari kawasan tersebut, pembangunan akhirnya terhenti dalam waktu yang cukup lama.
"Kami hadir bukan untuk memulai dari nol, tetapi untuk melanjutkan perjuangan mulia yang telah dirintis para pendahulu. Amanah pengelolaan lokasi ini telah dihibahkan kepada kami oleh pengelola sebelumnya agar cita-cita menghadirkan pusat ibadah dan pendidikan Al-Qur'an dapat kembali diwujudkan," ujar Mas'ud Silalahi. Jumat, (17/7).
Ia mengungkapkan, lahan hibah seluas kurang lebih 80 x 80 meter itu akan dikembangkan menjadi kawasan yang memberikan manfaat luas bagi umat. Selain pembangunan masjid dan TPA, kawasan tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan keagamaan, pendidikan karakter, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai aktivitas sosial yang dikelola secara profesional, terukur, transparan, dan produktif.
Menurutnya, pembangunan rumah ibadah bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, melainkan juga membangun peradaban, menanamkan nilai-nilai keislaman, serta mempersiapkan generasi yang berakhlak mulia dan cinta Al-Qur'an.
Karena itu, Mas'ud Silalahi mengajak seluruh elemen masyarakat, para dermawan, tokoh agama, tokoh pemuda, pemerintah, maupun kaum muslimin secara umum untuk turut memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui doa, tenaga, pemikiran, maupun bantuan material.
"Tentu amanah besar ini tidak dapat kami jalankan sendirian. Kami memohon doa, dukungan, dan partisipasi seluruh pihak agar proses pembangunan Masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur'an ini dapat berjalan dengan lancar, maksimal, dan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi semua yang terlibat," pungkasnya.
Diharapkan, keberadaan Masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur'an tersebut nantinya menjadi pusat lahirnya generasi Qur'ani yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
(Redaksi)










0 Komentar